

Setiap siang di tengah kepadatan Jalan Raya Serpong yang dipenuhi kendaraan besar kecil dan truk-truk antara pabrik Pratama dan pertigaan Gading Serpong, selalu ada sejumlah pengemis. Mereka rata-rata gadis belia dengan membawa anak balita bahkan batita.
Anak-anak kecil itu kadang dibiarkan berlari-lari sambil membawa mangkok untuk mengemis. Atau, jika sedang tidur, digeletakkan di median (pembatas) jalan yang hanya selebar 50-60 cm, bahkan dalam keadaan cuaca hujan sekalipun.
Saya miris sekali setiap kali melihatnya. Mohon perhatian Pemda Tangerang atau Tangsel, Dinas Sosial atau Komnas Perlindungan Anak untuk menangani hal ini. Bagi mereka yang merasa kehilangan anak balita/batita, ada baiknya coba memeriksa apakah ada anaknya yang diajak jadi pengemis di situ.