

SERPONG, KOMPAS.com – Polisi masih terus mengejar pelaku perampokan dua minimarket 24 jam di Serpong yang terjadi di Indomaret, Jalan Raya Serpong Km 8 No.28 pada Jumat (4/5/2012), dan Alfamidi, Jalan Letnan Soetopo pada Minggu (6/5/2012).
Kepala Polsek Sepong Komisaris Nico Andreano Setiawan mengatakan, dua kejadian tersebut diduga dilakukan oleh komplotan perampok yang sama. ”Sampai saat ini masih terus kita selidiki. Diduga keduanya pelaku yang sama karena modusnya sama,” kata Nico, Senin (7/5/2012).
Aksi perampokan di Indomaret terlihat jelas lewat kamera CCTV. Namun, pada perampokan di Alfamidi, pelaku membawa serta layar monitor LCD 22”, meskipun memory card tidak terbawa pelaku. Pada dua kejadian tersebut, pelaku diduga berjumlah 5 orang. Satu pelaku membawa pistol, tiga membawa golok, dan satu lainnya hanya menunggu di mobil.
Kasat Reskrim Polres Kabupaten Tangerang Komisaris Shinto Silitonga mengatakan, saat ini dua kejadian berturut-turut tersebut masih dalam penyelidikan. Pihaknya sudah menyebar anggota untuk melakukan pengejaran. “Sejak awal kejadian di Indomaret, polisi sudah menyebar jaringan,” kata Shinto, Senin.
Nico mengatakan telah memanggil seluruh pihak manajemen minimarket untuk lebih waspada. Nico mengimbau agar setiap minimarket perlu ada petugas keamanan. Patroli pun akan terus dilakukan pada jam rawan perampokan.
Indomaret 24 jam di Jalan Raya Serpong Km 8 No. 28, Kelurahan Pondok Jagung, Serpong Utara, pada Jumat (4/5/2012) sekitar pukul 04.00 pagi. Dua hari kemudian, perampok kembali menyatroni Alfamidi 24 jam yang berjarak hanya 600 meter dari Mapolsek Serpong, Minggu (6/5/2012) sekitar pukul 05.00 pagi.
Dalam aksinya, pelaku menggunakan masker dan topi. Pelaku memaksa salah satu karyawan minimarket untuk membuka brankas. Karyawan lainnya diikat pada tangan dan kaki.
Pelaku berhasil mengambil harta puluhan juta rupiah dan beberapa barang dagangan, seperti rokok dan susu. Aksi perampokan tersebut hanya berlangsung sekitar lima menit.