

SERPONG, KOMPAS.com – Pastel adalah salah satu camilan yang sudah populer hingga kerap menjadi hidangan rutin suatu acara. Sebagai makanan ringan, pastel ini dapat dengan mudah Anda temui di banyak tempat.
Di Serpong, ada salah satu pastel favorit, nih. Namanya Lucia Pastel. Pastel yang dibuat oleh Lucia (50) ini memiliki bentuk yang sama seperti pastel lainnya. Berbentuk setengah lingkaran atau bulan sabit dengan isi di dalamnya, lalu bagian pinggir ditutup seperti kepang.
Pastel terdiri dari macam isi, yakni isi daging ayam dengan campuran sedikit sayuran, seperti buncis dan wortel dan isi sayuran, bihun, dan telur. Isinya pun sama seperti pastel pada umumnya. Namun, rasa pastel ini lebih istimewa sehingga menjadi favorit para pelanggan Lucia Pastel. Apalagi ketika dimakan bersama bumbu kacang racikannya yang nikmat.
Selain pastel, Lucia juga membuat jajanan kue basah, seperti lapis surabaya, marmer cake atau zebra cake, risol, sosis solo, keroket, serta muffin keju atau cokelat. Untuk pastel, ia menjualnya seharga Rp 4.000 dan jajanan kue lainnya bervariasi dari Rp 3.500 hingga Rp 8.500.
Hobi membawa hoki
Awalnya, Lucia hanya hobi membuat kue, seperti tart dan aneka kue untuk ulang tahun. Tak pernah muncul di benaknya untuk berbisnis membuat kue atau pastel dan kawan-kawannya itu. Dulu ia pun membuat kue maupun pastel hanya berdasarkan pesanan. Lucia menjelaskan pernah kursus memasak untuk menemukan cita rasa terbaik. Uang dari hasil jual kue dan pastel tersebut sempat ia gunakan untuk kursus memasak.
Ibu tiga anak ini mulai bereksperimen menyalurkan hobi memasaknya sejak tinggal di perumahan Griya Loka sektor 1.2, BSD pada tahun 1994. Di sinilah ia membuka toko Lucialoves Cake & Pastel.
“Awalnya hobi bikin-bikin kue tart gitu, bukan pastel. Lalu pas coba bikin pastel ternyata banyak temen yang suka dan pada pesen. Yang booming malah pastelnya, ” kata Lucia.
Lambat laun Lucia mulai membuka gerai kecil-kecilan di garasi samping rumahnya. Barulah pada tahun 2005 dan secara bertahap ia mendirikan toko kue yang cukup besar seperti yang ada saat ini.
Tokonya mulai buka pada pukul 06.30 sampai 19.00 dengan mempekerjakan sekitar 16 karyawan. Di tokonya itu, Lucia menjajakan kue-kuenya dan beberapa jajanan lain titipan dari luar serta aneka camilan kue kering.
Hal ini tentunya karena permintaan terhadap pastelnya terus meningkat. Lucialoves Cake & Pastel bahkan juga sudah ada di Pasar 8 Alam Sutera, dan Pasar Modern Paramount Gading Serpong. Dalam waktu dekat, Lucia juga akan membuka gerai kue dan pastelnya di Graha Bintaro.
Menurut Lucia, gerai tersebut agar para pelanggan kue atau pun pastelnya yang berada di Gading Serpong maupun Alam Sutera tak perlu jauh-jauh datang ke BSD.
Untuk pastel saja, dalam sehari Lucia bisa membuat 500 hingga 600 pastel. Khusus Sabtu dan Minggu ia bisa membuat hingga 1000 pastel. Semua pastel tersebut tentunya dibuat di dapur toko Lucialoves Cake & Pastel di BSD. Lucia dan dibantu karyawannya mulai membuatnya dari pagi pukul 04.00. Bahkan jika ada pesanan khusus seperti acara kantor atau pesta, ia mulai memasak pukul 01.00.
Karena hobi membuat kue, hingga saat ini pun Lucia terus bereksperiment membuat jenis kue baru atau mengembangkan produk yang ada.
“Saya suka bereksperimen, sampai temukan rasa yang pas. Sampai hari ini pun saya masih belajar terus. Kedepannya pengen dibuat pastel yang unik,” kata Lucia.