

SETU, KOMPAS.com – Pelajar SMA Negeri 2 Tangerang Selatan kembali menggelar Moonzher Cup. Kali ini Moonzher Cup 2012 akan lebih meriah karena mengikutkan 22 cabang perlombaan dari puluhan ekstrakurikuler yang ada di SMAN 2 Tangsel.
Acara bertajuk "Revolutionary Heroes" ini diklaim sebagai kompetisi antarpelajar SMA terbesar di Tangerang Selatan! Bagaimana tidak, dari 23 perlombaan tersebut, peserta yang terlibat beradal dari 74 sekolah se-Jabodetabek hingga nasional.
Hampir semua perlombaan ada di sini. Mulai dari cabang seni, olahraga, hingga akademi. Para siswa yang berbakat di bidang seni mengikuti lomba cheerleading, tari Saman, band, modern dance, paduan suara, short movie, fotografi, hingga drama fragment. Untuk bidang olahraga, yang dilombakan meliputi bola basket,futsal, bola voli, dan tenis meja.
Adapun perlombaan bidang akademik meliputi debat dengan bahasa Jepang maupun Inggris hingga karya ilmiah remaja. Loma ini tak hanya diikuti pelajar se- Jabodetabek, tapi juga ada dari Semarang, Serang, dan Bandung.
“Moonzher Cup kali ini semua ekskul (ekstrakurikuler) bergabung. Ada lomba di bidang seni sampai olahraga,” kata Ketua Pelaksana Moonzher Cup 2012, Aditya Fachrul Rozi, Jumat (4/5/2012).
Moonzher Cup akan berlangsung mulai 4 Mei 2012 hingga final nanti pada 13 Juni 2012. Perlombaan akan berlangsung setiap Sabtu dan Minggu. Moonzher Cup akan ditutup dengan kegiatan pentas musik sekolah pada 16 Juni 2012.
Para siswa juga tak lupa untuk berbagi sesama melalui ajang ini. Aditya menjelaskan, 30 persen dari keuntungan hasil penjualan tiket akan disumbangkan untuk bedah Panti Asuhan Nurul Insani di Desa Momonggor, Kademangan, Kecamatan Setu. Semua kegiatan ini digagas oleh para pelajar di SMA Negeri 2 Tangsel mulai dari membentuk kepanitian.
“Semua ini idenya dari mereka sendiri. Kita hanya membina saja serta memberikan dukungan. Kita dampingi, tetapi siswa yang menjalankan kegiatan,” kata Dedeh Kurniawati selaku Pembina OSIS SMAN 2 Tangsel.
Kegiatan ini guna melatih siswa akan kemandirian, tanggung jawab, kerja tim, hingga disiplin. Juga menjadi ajang penyaluran bakat dan silaturahim dengan para pelajar dari sekolah lain. “Tujuannya untuk menyalurkan bakat dan minat siswa. Menjalin silaturahmi ke sekolah-sekolah se Jabodetabek dan Nasional juga,” kata Ketua OSIS SMA Negeri 2 Tangsel Prayudha Naufal Wijaya.