KOMPAS.com Cetak ePaper Bola Entertainment Games Tekno Otomotif Female Health Properti Forum Kompasiana Images Mobile KompasKarier PasangIklan GramediaShop
Perihal Hyperlocal
Rubrik Hyperlocal Serpong merupakan media khusus bagi warga Serpong [more]
Kirim
Beritamu
Daftarkan dirimu untuk mendapatkan akses lebih luas.
Laporkan setiap peristiwa
yang terjadi di sekitar Anda
Tayang
Berita Anda dibaca oleh jutaan pembaca KOMPAS.com
Berita
Lagi, Puluhan Pelajar Terjaring Razia Satpol PP
Author: dian          Editor: Laksono Hari W Dibaca: 2507
  11 April 2012 | 16:31 WIB

SERPONG, KOMPAS.com – Puluhan pelajar yang sedang keluyuran pada jam pelajaran di sejumlah lokasi di Serpong terjaring razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Rabu (11/4/2012).

Dalam razia ini Satpol PP mengerahkan sebanyak 100 personel. Razia tersebut dilakukan di sejumlah pusat perbelanjaan, warung internet, dan Taman Kota.

Di Serpong Utara, petugas Satpol PP dikerahkan di mal Living World, WTC Matahari, dan Plaza BSD. Di Kecamatan Serpong, razia yang sama dilakukan di Taman Kota 1 dan 2. Petugas juga dikerahkan di Ciputat Timur, Pondok Aren, dan Pamulang. Razia dimulai pukul 09.00 hingga siang hari.

Razia juga menyasar aparat pemerintah kota atau pegawai negeri sipil. Dalam operasi tersebut, Satpol PP mendapati puluhan pelajar berseragam.
“Tadi kedapatan pelajar sebanyak 70 orang dari tingkat SD, ada beberapa, SMP, dan SMA. Di Ciputat ,ada dua orang PNS. Sisanya di kecamatan lain nihil,” kata Kepala Bidang Operasi dan Perlindungan Masyarakat Keamanan dan Ketertiban Ponco Budi Santoso, Rabu.

Ponco mengatakan, operasi ini untuk mebertibkan anak sekolah yang bolos atau tidak langsung kembali ke rumah setelah pulang sekolah dan masih berseragam. “Ya, untuk meningkatkan kedisiplinan para pelajar, yang pada umumnya pulang sekolah enggak langsung pulang atau bolos juga pas jam pelajaran. Selain itu, untuk menghindari adanya tawuran juga,” kata Ponco.

 
  • Loading data..
Kirim Komentar Anda
Silakan Login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
        |   Home   |   Hyperlocal   |   Ketentuan dan Layanan   |  
        © 2011 KOMPAS.com - All rights reserved