

SERPONG, KOMPAS.com - Sopir truk yang kabur setelah menabrak hingga tewas pengendara motor di seberang Auto 2000 arah Teras Kota BSD saat ini masih dalam pengejaran. Polsek Serpong dan Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Kota Tangerang Selatan melakukan razia truk bermuatan pukul 08.00 di perempatan Giant, BSD, Senin (13/2/2012).
Selain melakukan razia, Kepala Unit Lalu Lintas Iptu Renta Helena mengatakan, pencarian pelaku telah dilakukan dengan membentuk tim khusus dari Polres Tangerang. "Polres sudah bentuk tim khusus untuk mencari berkoordinasi dengan Polsek," kata Renta Senin (13/2/2012).
Menurut saksi mata, badan truk teraebut berwarna hitam dan kepala truk berwarna biru. Sayangnya, saksi tak dapat mengenali pelat nomor truk tersebut karena tidak terlihat jelas akibat hujan deras yang mengguyur Serpong saat itu.
Kecelakaan yang terjadi pada Minggu (12/2/2012) malam itu terjadi sekitar pukul 20.00. Sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Luky Lukman Hakim (21) dan temannya, Heni Hulansari (21), tersenggol truk pengangkut tanah di Jalan Pahlawan Seribu seberang Auto 2000 BSD.
Kedua korban langsung terjatuh setelah terserempet. Luky yang tinggal di di Warung Mangga, RT 003 RW 002 Kelurahan Panunggangan, Pinang, tewas di tempat karena sebagian kepalanya terlindas ban truk. Adapun Heni sempat dilarikan ke Eka Hospital, tetapi jiwanya tak tertolong pada pukul 01.00 dini hari tadi. Heni mengalami pendarahan hebat hingga telinga dan hidungnya mengeluarkan darah. Paha kanan Heni pun robek hingga terbuka lebar akibat terserempet ban mobil truk.