

SERPONG, KOMPAS.com - Paket mencurigakan yang diterima warga Kavling Serpong pada Senin (6/2/2012) sore, ternyata berisi telepon selular merek Smart Fren tipe ZTE C261.
"Isinya ternyata HP modem Smart. Namun, memang tidak ada nama pengirimnya, hanya ada nama penerima. Kondisi masih disegel, benar-benar baru, masih dibungkus plastik," kata Kepala Polsek Serpong Komisaris Nico Andreano di Mapolsek Serpong, Senin (6/2/2012) malam.
Kotak paket yang disegel dengan kayu tersebut baru dibuka setelah tim Gegana Polda Metro Jaya tiba di rumah Anam di Kavling Serpong, RT 04 RW 04 No. 44 pukul 19.30. Yuli, anak Anam, mengaku tidak pernah memesan dan tidak tahu ada yang mengirimkan ponsel itu kepadanya.
Ratusan warga yang berkerumun di lokasi sempat diminta untuk menjauh dalam radius sejauh 50 meter. Setelah diperiksa oleh tim Gegana selama kurang lebih 30 menit, diketahui bahwa isi paket itu ternyata ponsel modem Smart Fren yang masih dibungkus rapi dalam kotak kemasannya. Paket itu kemudian dibawa ke Markas Polsek Serpong oleh Gegana untuk dibuka bungkusannya, ternyata benar berisi sebuah handphone Smart.
Saat ini ponsel tersebut masih diamankan oleh Polsek Serpong. "Sementara paket kita amankan dahulu. Keluarga Bu yuli menyerahkannya semua kepada kita. Paket ini mungkin saja hadiah. Siapa tahu nanti Bu Yuli dapat kabar dari rekanannya atau keluarganya apabila memang ada yang mengirimkan handphone buat dia," kata Nico.
Paket tersebut awalnya diterima oleh Tubagus Yuda Brata (26), sopir pribadi Destrio (51), suami Yuli, saat Yuda mencuci mobil di luar rumah sekitar pukul 16.30. Paket tersebut terbuat dari kayu sebesar batu bata dan di dalamnya terdapat sebuah bingkisan.