KOMPAS.com Cetak ePaper Bola Entertainment Games Tekno Otomotif Female Health Properti Forum Kompasiana Images Mobile KompasKarier PasangIklan GramediaShop
Perihal Hyperlocal
Rubrik Hyperlocal Serpong merupakan media khusus bagi warga Serpong [more]
Kirim
Beritamu
Daftarkan dirimu untuk mendapatkan akses lebih luas.
Laporkan setiap peristiwa
yang terjadi di sekitar Anda
Tayang
Berita Anda dibaca oleh jutaan pembaca KOMPAS.com
Berita
Paket Mencurigakan Berisi Ponsel Modem
Author: dian          Editor: Laksono Hari W Dibaca: 2296
  6 Februari 2012 | 22:27 WIB
ADITYA TRITUNTARA
Paket berbentuk kotak dari bahan kayu menggegerkan warga Kavling Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin (6/2/2012) malam.

SERPONG, KOMPAS.com - Paket mencurigakan yang diterima warga Kavling Serpong pada Senin (6/2/2012) sore, ternyata berisi telepon selular merek Smart Fren tipe ZTE C261.

"Isinya ternyata HP modem Smart. Namun, memang tidak ada nama pengirimnya, hanya ada nama penerima. Kondisi masih disegel, benar-benar baru, masih dibungkus plastik," kata Kepala Polsek Serpong Komisaris Nico Andreano di Mapolsek Serpong, Senin (6/2/2012) malam.

Kotak paket yang disegel dengan kayu tersebut baru dibuka setelah tim Gegana Polda Metro Jaya tiba di rumah Anam di Kavling Serpong, RT 04 RW 04 No. 44 pukul 19.30. Yuli, anak Anam, mengaku tidak pernah memesan dan tidak tahu ada yang mengirimkan ponsel itu kepadanya.

Ratusan warga yang berkerumun di lokasi sempat diminta untuk menjauh dalam radius sejauh 50 meter. Setelah diperiksa oleh tim Gegana selama kurang lebih 30 menit, diketahui bahwa isi paket itu ternyata ponsel modem Smart Fren yang masih dibungkus rapi dalam kotak kemasannya. Paket itu kemudian dibawa ke Markas Polsek Serpong oleh Gegana untuk dibuka bungkusannya, ternyata benar berisi sebuah handphone Smart.

Saat ini ponsel tersebut masih diamankan oleh Polsek Serpong. "Sementara paket kita amankan dahulu. Keluarga Bu yuli menyerahkannya semua kepada kita. Paket ini mungkin saja hadiah. Siapa tahu nanti Bu Yuli dapat kabar dari rekanannya atau keluarganya apabila memang ada yang mengirimkan handphone buat dia," kata Nico.

Paket tersebut awalnya diterima oleh Tubagus Yuda Brata (26), sopir pribadi Destrio (51), suami Yuli, saat Yuda mencuci mobil di luar rumah sekitar pukul 16.30. Paket tersebut terbuat dari kayu sebesar batu bata dan di dalamnya terdapat sebuah bingkisan.

 
  • Loading data..
Kirim Komentar Anda
Silakan Login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
|   Home   |   Hyperlocal   |   Ketentuan dan Layanan   |  
© 2011 KOMPAS.com - All rights reserved