

SERPONG, KOMPAS.com - Warga Kavling Serpong digegerkan oleh paket mencurigakan di kediaman Anam, warga Jalan Raya Pasar Serpong, Kavling Serpong No. 44 RT 04 RW 04, Kota Tangerang Selatan, Senin (6/2/2012) sore.
Paket tersebut awalnya diterima oleh Tubagus Yuda Brata (26), sopir pribadi Destrio (51) sekitar pukul 16.30. Paket tersebut terbuat dari kayu sebesar batu bata dan di dalamnya terlihat ada bingkisan. "Saat itu saya lagi nyuci mobil di luar, lalu ada orang bawa paket pakai motor bebek cari Ibu Yuli," kata Yuda. Yuli adalah istri dari Destrio dan merupakan anak dari Anam.
Yuda kemudian menyampaikan paket berbentuk kotak tersebut kepada Destrio yang saat itu sedang berada di rumah. Namun, saat diterima, tidak ada alamat pengirim pada paket itu. Destrio pun tak berani membuka paket tersebut. Ia langsung mengonfirmasi seluruh anggota keluarganya dan menanyakan apakah ada yang memesan paket, khususnya kepada Yuli. Semua keluarga termasuk Yuli mengaku tidak pernah merasa memesan barang apa pun.
Merasa curiga terhadap paket itu, Destrio kemudian melaporkannya ke Polsek Serpong. Kepala Polsek Serpong Komisaris Nico Andreano langsung mendatangi rumah Anam pada pukul 17.30. Saat ini Polsek Serpong masih menunggu tim Gegana tiba di lokasi.
"Kita sudah panggil Gegana. Tidak bisa asal-asalan untuk membuka paket seperti ini. Melihat pengalaman, dan mengikuti prosedurnya" kata Nico.