

SERPONG, KOMPAS.com - Program kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP di Kota Tangerang Selatan akan dilaksanakan pada April 2012. Ini dikarenakan Dinas Penduduk dan Catatan Sipil Kota Tangsel kini masih menunggu peralatan penunjang dari Kementerian Dalam Negeri.
“Program penerapan e-KTP di Kota Tangerang Selatan secara massal akan dilaksanakan, insya Allah, April 2012 kita siap. Hanya tinggal menunggu perangkat yang disiapkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri,” kata Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Toto Sudarto, Jumat (3/2/2012).
Peralatan penunjang e-KTP dari Kemendagri tersebut terdiri dari database server sebanyak satu unit, desktop PC sebanyak dua unit, serta masing-masing dua unit untuk kamera digital, tripod, signature, fingerprint, iris scanner, dan smart card reader/writer.
Sejumlah peralatan untuk pelaksanaan e-KTP tersebut akan disebar ke setiap kecamatan di Kota Tangsel, yakni Kecamatan Ciputat, Ciputat Timur, Serpong, Serpong Utara, Pondok Aren, Pamulang, dan Setu. Masing-masing kecamatan akan mendapat dua set perangkat pembuatan e-KTP.
Pelaksanaan e-KTP ditargetkan selesai pada Desember 2012. Toto berharap masyarakat ikut berpartisipasi menyukseskan jalannya program e-KTP ini. ”Saya berharap masyarakat datang ke setiap kecamatan agar pelaksanaan program e-KTP ini tepat sesuai rencana. Undangan akan kami sebar ke setiap RT dan RW setempat,” ujar Toto.
Toto juga mengatakan agar wali kota, sekretatis daerah, serta para jajaran di satuan kerja perangkat daerah untuk membantu sosialisasi e-KTP dalam setiap kesempatan. Menurutnya, Disdukcapil telah menyosialisasikan e-KTP mulai dari RT sampai RW sejak Juli 2011 sampai Oktober 2011.
Sementara itu, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany meminta agar pelaksanan e-KTP tidak menunggu dari pemerintah pusat atau provinsi. “Jangan menunggu dari pusat atau dari provinsi. Lakukan apa yang bisa dilakukan. Sosialisasikan e-KTP ini hingga tingkat kelurahan dan kecamatan, jangan sampai terkendala sarana dan prasarana,” kata Airin, Jumat siang.